Distance - Prolog -


Kita hanya bisa merahasiakan perasaan ini.
Hubunganku dengannya adalah tak lebih dari sekedar khayalan
Kami hanya hidup pada imajinasi. Pada impian kosong yang selama ini membawa kita pada kebahagiaan sesaat.
Kau dan aku sangat dekat. Tapi yang kita rasakan sama-sama jauh dari kenyataan
Haruskah kita melawan takdir? Haruskah kita juga melawan Tuhan?
Aku menganggap kau bagaikan sang bulan yang menyinari malamku
Bagaikan mentari yang menghangatkanku
Bagaikan pelangi yang mewarnai dikala hatiku mendung
Bisakah kita bersama hingga selamanya?
Kita tau ini salah
Kita tau.. kita tidak dapat melampaui hubungan sedarah yang ada pada diri kita
Ini sebuah kesalahan terbesar
Tapi ini sebuah kesalahan manis

Quote

“Thinking of you where ever you are-We pray for our sorrows to endand hope that our hearts will blendnow I will step forward to realize this wish-And who knowsstarting a new journey may not be so hardor maybe it's already begun-There are many worldsbut they share the same skyone sky one destiny-”― Shiro Amano, Kingdom Hearts, Vol. 2

Sepucuk Surat


Aku hanya bisa terdiam memandang langit yang kini menjadi hitam. Napak suram dimataku. Angin menerpa wajahku dan bermain dengan rambutku. Kau tak akan pernah membayangkan betapa indahnya masa-masa dimana dirimu mendapatkan apa yang kau inginkan. Betapa indahnya kesempurnaan yang kau dapatkan dari orang-orang yang kau sayangi. 
Ya, tidak ada yang sempurna didunia ini. 
Tidak ada yang bisa tau kapan hidupmu berujung kemana. Jalan takdirmu sudah ditentukan. Pahami saja keadaan maka, kau akan menemukan titik terang dari berbagai masalah yang kau hadapi. 
Cukup untuk meratapi nasib ini. Semua itu bisa berubah-ubah bukan? 
Kulihat sepucuk surat yang daritadi terselip diantara buku-buku yang berserakan diatas ranjang. Sepucuk surat dengan beberapa kata yang mampu membuatku tersenyum.
You’ll be okay. No matter what shape reality takes, you can handle it, i’ll be there for you.. always :)  
Aku sadar, aku tidak sendiri… Aku memilikimu disini menggenggam erat tanganku dan membawaku bangkit.
Aku tidak takut…